Pekan Budaya Tampilan Semua Ras Budaya di Indonesia

Seputar masyarakat asal Papua, NTT, Sumatera Barat, Jawa Tengah, hingga Aceh dan wilayah lainnya berkumpul di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusar Berkumpulnya mereka untuk memeriahkan acara kebudayaan yang bertajuk ‘Merajut Nusantara’.

Mansar, salah seorang warga asal Biak Papua merasa sangat gembira dengan kalender yang dianggap apabila momen Krusial Sebab dengan menggarap keutuhan dan keragaman budaya ialah kapital marga Indonesia yang kudu dijaga.

“Saya datang mengharapkan bisa menonton keragaman kita yang punya. Menonton bukan dari sisi kita tapi yang lain juga budaya lain. Malahan saya merantau. Kita bisa kenal budaya masyarakat Betawi, Jawa, Kalimantan dan yang lain,” kata Mansar di Monas, Jakarta Pusat.Dengan adanya skedul Termuat pria yang bersahaja mencari ilmu di Jakarta tertera mengaku wawasannya soal kewarganegaraan lebih kasar dan menjadi tambah luas.

“Di Papua seperti ini, budaya di sini seperti ini, itu yaitu keragaman yang kita punya,” ujarnya.Mansar mengimbau terhadap seluruh masyarakat Indonesia, agar tetap menahan aliansi dan tidak mudah tersulut emosi dengan provokasi yang Membebankan Mansar pula membujuk agar lebih bijak dalam meraih informasi.

“Sekarang ini, yang kita perangi ialah hoaks yah, saya menginginkan kita bijak dalam dalam mengungkapkan mengantongi informasi, jika tidak jangan asal terima saja to, kita tanya jawab dulu. apa ini valid atau tidak. Sebelum kita Tebar ucap dia.

Sementara itu, beberapa artis bersama masyarakat asal Papua, NTT, Sumatera Barat, Jawa Tengah, hingga Aceh dan wilayah lainnya berkumpul menganjurkan berbagai macam kebudayaan.Edo Kondolangit, salah satu artis yang bersumber dari Papua Barat ini mengaku, keragaman budaya yang berada di Indonesia sampai-sampai bisa merapatkan segala objek hal dengan Pembicaraan Lebihlebih mengaca pada batas yang tercapai beberapa waktu lalu di tanah kelahirannya.

“Kita semua tahu lah batas Indonesia hari ini masalah kita kemarin di Papua membentuk rasa kebersamaan kita kan terganggu, Terganggu kata Edo, Jakarta, “Nah kita mau memunculkan kita tetap bersaudara ada pertanyaan mari kita selesaikan baik-baik, cari akar Problem Jangan anarkis, karena anarkis itu tidak dapat menyelediki masalah. Budaya kita kan budaya perbincangan mufakat, artinya ada masalah kita omonginlah baik-baik. Dan inilah Indonesia berbagai rupa kita, itulah dana kita sebagai suku Indonesia,” sambungnya.

Tidak cuma itu, ia mengaku, dengan adanya pertunjukan seni dan budaya ini akan menumbuhkan solidaritas mulai dari Sabang sampai Marauke dan dari Sumatera hingga Papua. “Inilah kita satu tanah air, marilah kita miliki kebersamaan kita andaikan satu bangsa nusantara,” ujarnya.

Artis lainnya ialah Nirina Zubir mengaku gembira dengan adanya acara kebudayaan dan seni yang mengusulkan seluruh budaya. Karena, ia ingin agar Indonesia bisa hidup damai.

“Mudah-mudahan bisa menyubstitusi bahwa ayo kita cinta damai, ayo kita Bersatu Itu semua karena kembali Sedang Indonesia itu indah banget terdiri dari banyak marga etika dan segala macam itu yang membentuk kita menjadi Indonesia, dari mana pun kita, semua tetap NKRI,” ujar Nirina.

Ia pun Menyebut hidup bertoleransi serta benar benar mendesak bagi bangsa yang dinilai menjadi marga yang besar. Malahan banyak negara lain yang ingin seperti Indonesia yang memiliki banyaknya keragaman budaya dan seni.

Kunjungi : pengaruh kebudayaan

“Kita yakni keluarga yang besar dan ingat bahwa kelompok yang besar itu yakni marga yang terdiri dari banyak Marga Untuk giat menjadi orang Indonesia, kenyal menjadi NKRI di situlah kita memperkokoh diri dan menurut siapapun bahwa apapun yang kita hadapi saat ini ingat bahwa kita satu dan kita Indonesia,” ucapnya.

“Toleransi rasa simpati rasa saling Mengutamakan itu yang saya rasa sekarang ini butuh kita rasa kembali,” tutup Nirina.Dalam pasal tertera masyarakat Papua kelihatan menunjukan jenis tari asalnya seperti gaya tari tiup kerang atau dikenal FU Papua, bahkan dalam acara terselip pun mengeluarkan tarian dari budaya lainnya seperti Tari Kecak asal Bali, tari Dayak dan Udog, Ratoh Jaro, Tari Rampak Gendang dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan NTT. Tidak cuma itu, kesenian Japin Melayu, Pakarena, Gaba gaba Maluku dan Marbona Taon Batak.

Related posts

Leave a Comment