Cara dan Biaya Menutup Rekening Tabungan

By | June 8, 2020

Cara dan Biaya Menutup Rekening Tabungan

Menabung di Bank merupakan cara menabung yang paling baik, karena selain dijamin aman juga memberikan banyak keuntungan. Jika Anda memutuskan menabung di Bank Syariah, maka akan mendapatkan nisbah atau bagi hasil, sedangkan jika memutuskan menabung di Bank Konvensional akan mendapatkan bunga bank. Anda dapat memiliki rekening tabungan di semua bank, namun setiap bank memiliki syarat dan ketentuan sendiri-sendiri. Pada umumnya yang menjadi perhitungan seseorang memilih bank untuk dijadikan tempat menabung adalah besaran suku bunga yang ditawarkan dan biaya administrasi bulanan yang paling kecil atau bahkan gratis.

Kadangkala, saat anda sekarang sudah memiliki rekening namun tidak aktif (jarang ada transaksi dalam beberapa periode lamanya) dan anda memutuskan untuk menutup rekening jenis rekening tabungan yang sekarang, maka Anda dapat menutupnya atau membiarkannya tanpa perlu melakukan setoran lagi.

Sebagian besar nasabah menutup buku tabungannya dengan alasan: sudah tidak cocok lagi dengan peraturan bank, pelayanan buruk, pajak terlalu tinggi dan kurangnya faktor keamanan atau lainnya, serta ingin pindah ke bank yang lebih baik pelayanannya. Sebab semua orang bebas memilih bank mana tempat mereka ingin menyimpan uang.

  • Biarkan Saldo Kosong, Otomatis Rekening akan Tutup Sendiri

Jika Anda tidak ingin menggunakan rekening anda yang sudah tidak aktif, maka anda cukup menarik saldo simpanan hingga batas minimal, kemudian melupakannya serta tidak menggunakannya lagi. Adapun caranya sebagai:

  • Jika penarikan via ATM, tarik saldo hingga tidak dapat diambil lagi.

Jika penarikan di teller, ambil hingga batas minimum ketentuan produk tabungan tersebut.
Selanjutnya Anda tinggal melupakan saja rekening tersebut. Karena saldo rekening yang tersisa akan habis oleh biaya administrasi bulanan serta biaya dormant, sehingga akun Anda akan ditutup oleh sistem secara otomatis. Langkah ini cukup praktis dan juga paling banyak digunakan oleh sebagian besar nasabah.

Setelah tabungan ditutup secara paksa oleh sistem, Anda masih dapat menabung lagi di bank tersebut dengan produk yang sama sebagai nasabah tabungan baru dengan nomor rekening baru, bukan nomor rekening lama.

  • Cara Mengosongkan Saldo di bawah Rp50.000

Jika anda memiliki saldo di bawah Rp50.000, maka saldo tersebut tidak dapat ditarik dengan mesin ATM maupun melalui teller. Namun uang tetaplah uang, meskipun hanya Rp45 ribu, jadi sayang jika tidak diambil dan dibiarkan hangus. Sesuai kebijakan yang umum berlaku di bank, saldo kurang dari Rp50 ribu tidak dapat diambil melalui ATM, karena nominal uang paling kecil yang dapat diambil melalui ATM adalah Rp50 ribu.

Namun anda tidak perlu khawatir, masih ada cara untuk menarik dana tersebut dengan cara sebagai berikut:

Transferkan uang tersebut ke nomor rekening teman atau saudara dan sebaiknya transfer kan ke sesama bank supaya tidak terkena pajak. Bisa juga transfer ke bank lain atau antar bank dengan pajak pengiriman antara Rp5 ribu sampai dengan Rp8 ribu, namun itu berarti nominal transfer juga harus dikurangi sampai saldo dalam rekening habis.

Jika saldo didalam rekening sudah habis, maka biarkan saja sampai rekening Anda hangus atau dihapus oleh pihak bank karena tidak ada debit yang masuk. Biasanya penghapusan nomor rekening secara permanen memerlukan waktu sampai 6 bulan lamanya. Apabila data-data Anda sudah terhapus, kemudian ingin membuat rekening baru, maka Anda dapat memberikan data-data yang baru lagi, sama seperti pembuatan rekening baru.

  • Cara Menutup Rekening Melalui Kantor Bank

Selain cara tutup paksa otomatis rekening by system seperti uraian di atas, Anda juga bisa melakukan tutup rekening melalui kantor cabang bank sesuai dengan bank yang Anda gunakan untuk menabung. Biasanya cara ini terbilang cukup cepat tetapi agak berbelit. Sebelum datang ke kantor cabang bank yang bersangkutan, sebaiknya Anda persiapkan terlebih dahulu beberapa syarat penutupan rekening, seperti: membawa buku tabungan, membawa ATM, membawa kartu identitas diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *